Jika Sahabat Wirausaha menelusuri berbagai macam website, kamu akan menemukan semakin banyak artikel terkait dengan social media influencer atau influencer marketing. Tetapi ada pertanyaan yang lebih mendasar yang perlu Sahabat Wirausaha pertimbangkan sebelum berpikir untuk berpartisipasi dalam social media influencer.


Definisi Influencer

Secara sederhana, influencer adalah seseorang yang memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian orang lain karena beberapa hal. Bisa karena pengetahuan, otoritas, posisi, atau hubungan yang dibangun dengan audiensnya.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Digital Menggunakan Influencer

Influencer juga dapat dilihat karena mereka memiliki pengikut di ceruk yang berbeda. Bahkan, Sahabat Wirausaha juga dapat dengan bebas melihat dengan siapa saja mereka terlibat secara aktif.

Penting untuk diingat bahwa para influencer ini tidak hanya bekerja sebagai alat pemasaran saja, melainkan juga dapat dimanfaatkan sebagai aset hubungan sosial yang dengannya brand dapat berkolaborasi untuk mencapai tujuan pemasaran mereka.


Definisi Social Media Influencer

Selama dekade terakhir, kita telah melihat pentingnya media sosial berkembang pesat. Menurut laporan We Are Social Januari 2019, sebanyak 3.484 miliar orang secara aktif menggunakan media sosial. Jumlah tersebut mencapai 45% dari populasi dunia. Mau tidak mau para pengguna ini mencari influencer di media sosial mereka untuk mendapatkan referensi akan suatu produk.

Social media influencer adalah orang-orang yang telah membangun reputasi dalam jangka waktu tertentu untuk dapat memiliki pengetahuan sekaligus keahlian tentang topik tertentu yang dengannyalah mereka diakui.

Baca Juga: Digital Marketing 102: Membuat Konten yang Efektif dalam Meningkatkan Basis Followers di Instagram

Mereka membuat postingan reguler tentang topik yang mereka kuasai di saluran media sosial yang mereka miliki dan menciptakan banyak pengikut yang antusias terhadap mereka.

Brand sangat menyukai social media influencer karena mereka dapat menciptakan sebuah tren dan mendorong followers mereka untuk membeli produk yang secara tidak sengaja atau bahkan sengaja mereka promosikan.


Jenis Influencer

Sahabat Wirausaha dapat memisahkan berbagai jenis influencer dengan berbagai cara. Salah satu metode yang paling umum adalah mengelompokkan mereka berdasarkan jenis konten. Sahabat Wirausaha juga dapat mengelompokkan influencer berdasarkan niche tempat mereka beroperasi.

Seiring dengan meningkatnya minat audience terhaap video, YouTuber dengan cepat menjadi jauh lebih berpengaruh. Berikut adalah pengelompokkan jenis influencer berdasarkan jenis konten yang mereka unggah.

Baca Juga: Optimalkan Digital Marketing Dengan Menyusun Agenda Konten

  • Blogger

Blogger menjadi salah satu influencer di media sosial yang memiliki hubungan paling aktif sekaligus autentik dengan para pengikut mereka. Blogging telah terhubung dengan influencer marketing selama beberapa waktu.

Ada banyak blog yang sangat berpengaruh di internet. Jika seorang blogger populer secara positif menyebut produk kamu dalam sebuah postingannya, itu sudah cukup untuk dapat membuat pengikut blogger tersebut ingin mencoba produkmu.

  • YouTuber

Selain blog, jenis konten favorit lainnya adalah video. Dalam hal ini, daripada setiap pembuat video memiliki situs mereka sendiri, kebanyakan dari membuat saluran di YouTube. Brand sering kali bekerja sama dengan pembuat konten YouTube populer.

  • Podcaster

Podcasting adalah bentuk konten online yang relatif baru yang semakin popular. Jika Sahabat Wirausaha belum berkesempatan menikmati podcast, ada banyak referensi daftar lengkap Podcast Terbaik tahun ini yang bisa kamu nikmati.

Baca Juga: Tren Dalam TikTok yang Penting Bagi Digital Marketing

Sahabat Wirausaha, setelah membaca artikel ini apakah tertarik untuk menjadi social media influencer?

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi:

Influencer Marketing Hub