UKM Indonesia

​Tips Sukses Mengikuti Pameran dan Meningkatkan Kualitas Produk Ala Kultiva Co

Penulis : Dimas Adha
Editor : Sonia Fatmarani
11 Juli 2022
Lama Baca : 7 menit

Pandemi telah mengubah pola pikir manusia untuk lebih menghargai kesehatan. Oleh karena itu, manusia cenderung untuk memilih produk natural, sehat, dan kualitas yang baik. Kultiva Co sangat menyadari hal tersebut sehingga mereka berkomitmen dengan kualitas produk dengan cara melakukan berbagai sertifikasi uji mutu.

Baca Juga: Mamaibu Chicken Wings and Sauce, Bersiap Terbang Menyapa Dunia

Kultiva Co juga berhasil mengembangkan strategi pemasaran yang menarik yang mengantarkan Kultiva Co mendapatkan kepercayaan dari berbagai jaringan retail di dalam dan luar negeri. kira-kira seperti apa cerita sukses Kultiva Co dalam meningkatkan kualitas hingga mendistribusikan produknya di dalam dan luar negeri? Dan apa pelajaran yang bisa diambil dari cerita Cultiva Co? Yuk mari kita simak bersama.


Profil Bisnis Kultiva Co

Kultiva Co adalah sebuah usaha yang menyediakan berbagai camilan sehat bebas gluten dan bebas pengawet. Produk Kultiva Co berupa berbagai macam keripik, seperti keripik tempe, keripik kulit ikan, keripik pisang, keripik ubi, dan lain sebagainya yang dikemas secara modern dan menarik.

Kultiva Co didirikan oleh Suryaningsih Wibowo pada tahun 2016. Kultiva Co memiliki visi untuk menyediakan berbagai macam camilan sehat berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Kultiva Co ingin menerapkan operasional bisnis yang berkelanjutan dan ramah terhadap lingkungan.

Baca Juga: Ragam Bentuk Pelestarian Lingkungan Untuk UMKM

Kultiva Co memiliki jaringan distribusi yang luas dengan bekerjasama dengan retailer yang tersebar di seluruh Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Selama tahun 2020, saluran distribusi meningkat hingga 150% sehingga memberikan pertumbuhan penjualan sebesar 79% pada periode Januari- Juli 2020 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019.

Perkembangan bisnis Kultiva Co akan memberikan kita wawasan lebih luas tentang bagaimana cara mengembangkan jalur distribusi yang luas, teknik pemasaran digital yang efektif, dan penerapan konsep keberlanjutan di dalam bisnis. Mari kita bahas lebih jauh mengenai hal tersebut.


Sejarah Berdirinya Kultiva Co

Kultiva Co didirikan oleh Suryaningsih Wibowo bersama dengan Susanto pada tahun 2016. Kultiva Co merupakan nama perusahaan yang ia dirikan dengan nama brand “Woh” yang khusus memproduksi camilan sehat dan natural. “Woh” diambil dari bahasa Jawa dari kata “Woh-wohan” yang berarti berbagai macam buah.

Baca Juga: Bawang Soy

Ide awal mendirikan bisnis ini berawal dari pengalaman Suryaningsih sebagai trader dari berbagai macam produk, mulai dari makanan, pakaian, hingga elektronik. Pada saat itu ia melihat potensi produk-produk Indonesia terutama makanan bebas gluten (gluten free) memiliki peluang ekspor yang baik.

Lalu ia mengembangkan produk yang mengandung bebas gluten, ia mulai melakukan riset secara mandiri dan mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan, mulai dari pelatihan yang dilakukan di tingkat kelurahan hingga kementerian. Ia juga aktif mengikuti bazar dan pameran yang diselenggarakan oleh berbagai instansi dan organisasi.

Kultiva Co lahir dari keresahan Suryaningsih yang ingin menghadirkan produk alami dan sehat dengan harga yang terjangkau. Ia juga ingin memberikan dampak yang baik bagi orang di sekitarnya. Saat itu di tengah pandemi, ia banyak membuka lapangan pekerjaan bagi korban PHK dari perusahaan yang sudah gulung tikar. Ia juga ingin menerapkan operasional bisnis yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Hal tersebut telah menjadi komitmen Kultiva Co untuk memberikan kualitas produk yang baik serta menerapkan operasional bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk dapat diterima oleh pasar dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Perjalanan Infusion Coconut Water dalam Meningkatkan Nilai Air Kelapa


Komitmen Kultiva Co pada Kualitas Produk

Kultiva Co telah berkomitmen pada kualitas produk. Hal tersebut dapat dilihat dari penerapan standar mutu yang telah sesuai dengan standar, kemasan yang menarik, hingga jaminan produk yang “Fresh from the kitchen” .

Menurut Suryaningsih, kualitas produk sangat penting untuk menjamin kepuasan konsumen terhadap produk yang diproduksi oleh Kultiva Co. Oleh karena itu, ia memiliki berbagai sertifikat standar mutu, yang bukan hanya menjamin kualitas produknya namun juga dapat memperluas pasar hingga ke luar negeri.

Kultiva Co memiliki berbagai sertifikat penjamin mutu seperti PIRT, BPOM, Halal, HACCP, hingga sertifikat Internasional seperti ISO22000 dan FSSC22000. Sertifikat tersebut digunakan sebagai persyaratan untuk ekspor produknya di berbagai negara. Saat ini, Kultiva Co telah mengekspor produknya ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, dan China.

Baca Juga: Rahida Cookies, Menjadi Binaan Bank Indonesia Hingga Ikut Trade Expo Internasional

Pengalaman yang paling berkesan menurut Suryaningsih adalah ketika memenuhi pesanan dari China sebanyak 1 kontainer 40 feet HC. Kultiva Co terpilih menjadi vendor yang akan mengirim produknya setelah proses seleksi yang diikuti oleh puluhan pabrik di Indonesia.

Ia mengatakan bahwa syarat yang harus dipenuhi sangat ketat dan detail, mulai dari ukuran keripik, ketebalan keripik, dan berat keripik dengan standar ketelitian 0.1 gram. Ia juga harus membeli mesin baru untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan produksi agar dapat dikirim sesuai dengan jadwal.

Tidak hanya dari sisi produknya, kemasan juga sangat diperhatikan. Ia mengatakan bahwa tidak boleh terdapat minyak pada kemasan pouch dan tidak boleh ada setitik tinta pada kardusnya. Proses daru awal kontrak hingga terbit PO sekitar 9 bulan.

Suryaningsih menjelaskan bahwa terdapat peluang untuk ekspor produknya ke Korea Selatan dan Jepang. Namun, hal tersebut belum dapat ia penuhi karena standar mutu yang belum bisa ia penuhi yang disebabkan ketatnya standar dan parameter yang ditentukan.

Kultiva Co tidak hanya memenuhi kebutuhan ekspor, namun ia juga telah bekerjasama dengan retailer dalam negeri seperti Farmers Market, Ranch Market, Kem Chicks, dan beberapa marketplace. Oleh karena itu, ia juga fokus pada kualitas dan desain kemasan sehingga dapat menarik bagi konsumen. Kultiva Co menggunakan kemasan berteknologi Jepang yang dilengkapi dengan Zip-lock dan juga dilengkapi dengan label kandungan nutrisi (nutrition fact label).

Baca Juga: Mempersiapkan Kemasan (Packaging) untuk Memenuhi Standar Ekspor

Kultiva Co memproduksi berdasarkan Pre-order sehingga produk yang datang ke konsumen adalah barang yang “fresh from the kitchen”. Hal tersebut adalah hal yang penting untuk menjamin kualitas produk dalam keadaan segar hingga ke tangan konsumen.

Komitmen pada kualitas inilah yang mengantarkan Kultiva Co mendapatkan kepercayaan untuk memproduksi pesanan dari dalam dan luar negeri. Namun bukan hanya faktor ini yang menjadi keberhasilan Kultiva Co dalam memasarkan produk. Yuk mari kita bahas lebih dalam lagi.


Tips Sukses Mengikuti Pameran Ala Kultiva Co

Suryaningsih menjelaskan bahwa ia tidak memiliki tim pemasaran. Hal tersebut tentunya menarik sebab Kultiva Co telah berhasil memasarkan produknya di dalam dan luar negeri tanpa adanya tim pemasaran yang intensif mengelola strategi pemasaran. Kira-kira apa rahasianya ya? Rahasianya terletak pada manajemen saat mengikuti pameran dan komunikasi yang baik.

Ciri khas teknik pemasaran Kultiva Co adalah konsisten mengikuti pameran. Tentu saja tidak sekedar ikut dan menjual produk dalam pameran tersebut namun perlu perencanaan dan eksekusi yang baik. Suryaningsih menjelaskan bahwa ia harus belajar tentang tren-tren terkini, cara display produk yang benar, Dekorasi stand yang menarik, elemen desain dan warna, serta yang paling penting adalah komunikasi yang baik dan ramah.

Baca Juga: Tips Mengelola Kontak Untuk Lancarkan Komunikasi Konsumen

Dengan konsisten mengikuti pameran dan menerapkan strategi manajemen yang baik saat pameran maka merek Kultiva Co mulai dikenal dan dicari pembeli di dalam dan luar negeri. Ia mengatakan bahwa Kultiva Co mendapatkan buyer luar negeri dan jaringan retail saat mengikuti pameran.

Namun, ada saatnya bahwa ia tidak mendapatkan pembeli besar pada saat pameran tapi ia tak putus semangat. Yang ia lakukan adalah tetap konsisten mengikuti pameran di tahun depan sehingga calon pembeli yang melihatnya kembali akan tertarik dengan produknya dan mulai berkomunikasi dengannya.

Menurut Suryaningsih, Komunikasi yang baik adalah kunci dari keberhasilan Kultiva Co dalam bisnis. Komunikasi dan layanan yang baik akan meningkatkan hubungan bisnis yang kuat. Ia mengibaratkan hubungan bisnis seperti keluarga, harus selalu menjaga komunikasi, kepercayaan, dan saling mendukung satu sama lain untuk dapat tumbuh bersama.

Kultiva Co sangat berkomitmen pada kualitas produk dan layanan yang diberikan kepada calon pembelinya. Komitmen tersebut mengantarkan Kultiva Co untuk mendapatkan kepercayaan menjadi vendor bagi pembeli di dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Strategi Branding Mendapatkan Konsumen Loyal

Kultiva Co juga berhasil menerapkan teknik pemasaran yang khas dengan konsisten mengikuti pameran dan menjalin komunikasi yang baik bagi konsumen sehingga merek Kultiva Co akan menjadi familiar bagi calon pembeli.

Dari Kultiva Co kita belajar bahwa penting untuk selalu menjaga dan meningkatkan kualitas produk dan layanan bagi konsumen, serta mencari formula pemasaran yang tepat bagi merek dan calon konsumen kita.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini ya Sahabat Wirausaha.

Referensi:

  1. Wawancara langsung dengan CEO Kultiva Co, Suryaningsih Wibowo
  2. Kultiva Co | Website Kultiva Co
  3. Kultivaco | Instagram
Mungkin Anda perlu membaca Artikel ini: