6 Strategi UMKM dalam Melakukan Identifikasi Pesaing

Artikel ยท Akses Pasar
Lama Baca : 5 Menit

sumber : trybisnis.org

Sahabat UKM suka menonton pertandingan tinju? Bayangkan Sahabat UKM adalah seorang atlet tinju layaknya Manny Pacquiao, lalu dijadwalkan bertanding bulan depan dengan Conor McGregor. Kira-kira, persiapan apa saja yang akan Sahabat UKM lakukan sebelum bertanding? Yup betul sekali, Sahabat UKM tentu akan berlatih fisik dengan rutin melakukan pemanasan, latihan kardio, drill, hingga berlatih langkah kaki. Selain itu, pola makan dan pola pikir juga tentu akan diatur. Dari semua persiapan ini, ada satu persiapan penting lain yang perlu Sahabat UKM lakukan, yaitu melakukan riset atau penelitian tentang Conor McGregor.

Sebagai pesaing yang akan dihadapi di ring tinju kelak, sangat penting rasanya Sahabat UKM mempelajari dan menganalisis siapa Conor McGregor, apa kekuatan dan kelemahannya, pukulan tinju seperti apa yang biasa digunakan, bagaimana staminanya, dan lain sebagainya. Semua ini Sahabat UKM lakukan tidak lain agar kita dapat memenangkan pertandingan.

Gambar 1. Connor McGregor VS Manny Pacquiao

as-graphi-tale-of-tape-mcgreggor-pacquiao-v2.jpg

sumber : thesun.co.uk

Begitu pula dalam memenangkan persaingan bisnis. Apapun industri yang dimasuki oleh Sahabat UKM, tentu tidak luput dari yang namanya pesaing. Dalam hal ini, sangat penting rasanya kita melakukan identifikasi pesaing. Yang menarik dari proses identifikasi pesaing adalah, hal ini tidak serta merta kita lakukan untuk menjatuhkan pesaing. Namun hal ini dapat kita lakukan untuk benchmarking atau melakukan perbandingan sebagai tolak ukur performa dari bisnis yang kita jalankan.

Jadi dalam hal ini, identifikasi pesaing kita posisikan sebagai sarana belajar agar bisnis kita dapat terus bertumbuh. Apa itu strategi identifikasi pesaing dan bagaimana langkah-langkah dalam melakukan identifikasi pesaing akan kita bahas di artikel kali ini ya.


Identifikasi Pesaing

Competitive analysis, ini adalah istilah keren yang biasa dipakai untuk melakukan identifikasi pesaing. Secara sederhana, competitive analysis adalah strategi pemasaran untuk mengidentifikasi kompetitor atau pesaing dengan meneliti dan mempelajari kualitas produk, penjualan, serta strategi yang pesaing lakukan. Dari data-data yang kita kumpulkan nanti, Sahabat UKM dapat menyimpulkan apa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki pesaing dan seperti apa tren dari industri yang digeluti ke depan, sehingga kita mengetahui peluang apa yang dapat dioptimalkan terkait strategi-strategi yang akan dilakukan kelak.


Langkah-langkah Melakukan Identifikasi Pesaing

Berikut langkah-langkah yang dapat Sahabat UKM lakukan untuk mengidentifikasi pesaing

#1 Menentukan siapa saja pesaing kita

Hal ini sangat berkaitan dengan industri yang Sahabat UKM masuki atau produk yang ditawarkan. Industri ini ibarat medan peperangan. Setelah mengetahui medan peperangan apa yang kita masuki, maka kita tentu dapat mengenali siapa saja pihak-pihak yang berperang di medan yang sama. Namun yang perlu Sahabat UKM ketahui, pesaing dalam bisnis itu tidak selamanya bersifat langsung.

Arti dari pesaing langsung adalah pesaing yang menghadirkan produk dan layanan yang sangat mirip dengan apa yang Sahabat UKM tawarkan serta menyasar target pasar yang sama. Bahasa kerennya, biasanya kita sebut dengan persaingan head to head. Misal Sahabat UKM menawarkan produk bakso. Maka pesaing langsung adalah bisnis sejenis yang juga menawarkan produk bakso.

Gambar 2. Persaingan Langsung Usaha Bakso


sumber: hipwee.com

Disisi lain, ada juga pesaing yang kita kategorikan sebagai pesaing tidak langsung. Pesaing tidak langsung adalah pesaing yang produk dan layanannya mungkin tidak mirip dengan apa yang Sahabat UKM tawarkan, namun tetap menyasar target pasar yang sama atau bahkan bisa menjadi alternatif pengganti dari produk kita. Sebagai contoh, pesaing tidak langsung dari usaha bakso kita bisa jadi adalah produk martabak, sate ayam, soto hingga nasi goreng karena sama-sama memberikan solusi serupa untuk konsumen.

Gambar 3. Persaingan Tidak Langsung Usaha Bakso


sumber : boombastis.com

#2 Pelajari produk dan layanan yang ditawarkan oleh pesaing

Setelah Sahabat UKM dapat mengetahui siapa saja pesaing langsung dan tidak langsung, maka sekarang saatnya kita mempelajari produk dan layanan yang ditawarkan oleh para pesaing. Ada beberapa hal yang dapat Sahabat UKM pelajari, antara lain bagaimana harga yang ditawarkan pesaing, apakah di harga yang cenderung tinggi atau rendah; bagaimana pesaing kita mendistribusikan produk dan layanan yang mereka miliki; apa keunikan dari produk dan layanan yang pesaing tawarkan; varian apa saja yang dimiliki; kapan saja biasanya pesaing memberikan diskon kepada pelanggan; dan banyak hal lainnya.

Gambar 4. Analisis Harga Pesaing


sumber : vatih.com

Sebagai contoh, kita akan sedikit membahas tentang harga. Harga menjadi salah satu aspek penting yang dipelajari. Hal ini juga berhubungan target konsumen yang dituju, apakah konsumen berasal dari ekonomi tinggi, menengah, atau bahkan rendah. Jika target konsumen berasal dari ekonomi tinggi, dimana harga biasanya bukan merupakan faktor penentu utama dalam membeli produk, mungkin Sahabat UKM bisa menetapkan harga yang lebih tinggi dibandingkan pesaing. Begitu pula sebaliknya.

Selain itu, aspek harga juga berhubungan dengan biaya produksi yang dikeluarkan. Artinya, jangan sampai harga yang nantinya Sahabat UKM tetapkan justru lebih rendah dibandingkan biaya produksi. Bukannya mendapat keuntungan untuk pertumbuhan usaha kedepannya, kita justru menderita kerugian.

#3 Pelajari strategi penjualan yang digunakan pesaing

Ada berbagai strategi penjualan yang dapat diterapkan, seperti memberikan layanan yang excellent, mengutamakan kualitas bahan baku, dan lain sebagainya. Dengan mengetahui strategi penjualan pesaing, maka Sahabat UKM dapat menentukan strategi apa yang akan kita gunakan untuk kedepannya.

#4 Analisis bagaimana pesaing memasarkan produk dan layanan

Dalam hal ini, Sahabat UKM dapat menganalisis konten pemasaran pesaing, seperti media apa yang pesaing gunakan, apakah menggunakan Whatsapp Business, Website, atau berbagai media sosial lainnya. Selain itu, Sahabat UKM juga dapat menganalisis konten komunikasi apa yang mereka tonjolkan, apakah pesaing lebih menonjolkan sisi harga, kenyamanan dan ambiance lokasi usaha, varian produk, atau hal lainnya.

#5 Pelajari engagement konten pesaing

Setelah menganalisis konten yang dimiliki pesaing, Sahabat UKM juga dapat mempelajari seberapa tinggi tingkat engagement dari konten tersebut. Ini hal mudah untuk dilakukan, jadi Sahabat UKM tidak perlu bingung ya. Hal sederhana yang dapat dilakukan, antara lain melihat konten apa yang paling banyak mendapatkan like, comment, dan share; komentar yang diberikan apakah positif atau negatif; hastag apa yang biasa digunakan oleh pesaing kita, dan jika pesaing menggunakan lebih dari satu media sosial, Sahabat UKM dapat menganalisis sosial media mana yang memiliki tingkat engagement paling besar.

Gambar 5. Analisis Engagement Sebuah Konten


sumber : dotnextdigital.com

#6 Cobalah membuat analisis SWOT

Analisis SWOT sangat terkenal, mungkin Sahabat UKM juga pernah mempelajari hal ini sebelumnya. Secara sederhana, ini adalah analisis terkait kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat). Jika disingkat ini menjadi SWOT. Dalam hal ini, Sahabat UKM perlu menganalisis pesaing dengan menggunakan 4 hal tersebut.

Beberapa pertanyaan yang dapat membantu Sahabat UKM dalam membuat analisis SWOT, antara lain apa keunggulan yang dimiliki pesaing dibandingkan dengan produk dan layanan yang kita tawarkan; apa kelemahan pesaing kita; komentar negatif apa yang biasanya dikeluhkan oleh para konsumen; apa ada peluang yang belum dioptimalkan oleh pesaing kita; kondisi apa ke depan yang bisa menjadi ancaman untuk usaha yang dijalankan oleh Sahabat UKM; dan lain sebagainya.


Dengan melakukan 6 langkah di atas, Sahabat UKM dapat mengenali lebih baik pemain-pemain yang bertanding di arena yang sama. Sehingga, tentu akan memudahkan Sahabat UKM dalam merumuskan strategi-strategi apa yang akan dijalankan kedepannya agar dapat memenangkan persaingan usaha.

Sahabat UKM harus menjadi pelaku usaha yang smart, bukan pelaku usaha yang biasa saja. Inilah kunci yang membedakan bagaimana UMKM dapat naik kelas. Lakukan selalu riset mengenai para pesaing teman-teman. Dengan rajin mengidentifikasi pesaing, usaha kita dapat memiliki keunggulan daya saing. Yuk saatnya kita menjadi UMKM Jawara!


Nikita Puspita Ing Endit @nikitapuspita.endit, Dosen STEI Indonesia dan Mentor Business Coaching Magister Manajemen Universitas Indonesia



Sumber referensi :

boombastis.com. 6 Cerita Makanan Indonesia yang Melanglang Buana sampai ke Luar Negeri.

dotnextdigital.com. Cara Meningkatkan Engagement Instagram.

hipwee.com. (2019). 5 Bakso Paling unik di Jogja yang Perlu Kamu Coba. Ada yang Dicampur Cendol dan Air Kelapa Muda.

thesun.co.uk. (2020). Conor McGregor VS Manny Pacquiao Confirmed by Filipino with Boxing Match Set for December or January.

trybisnis.org. (2017). 5 Teknik Mengetahui Pergerakan Pesaing Bisnis Anda.

vatih.com. (2019). Cara Menentukan Harga Jual Produk

Penulis: Nikita Puspita Ing Endit; Editor: Banu Rinaldi
2021-07-25 21:03:40
Konten Terkait

Ulasan - Bisnis Umum

Tips UMKM Bersikap Terbuka Akan Kritik dan Masukan Konsumen

Kritik dan masukan dari konsumen dapat kita jadikan modal utama dalam melakukan perbaikan usaha. Apa saja manfaat yang dapat kita peroleh dari saran dan kritik konsumen tersebut dan bagaimana cara bersikap terbuka dalam menerima kritik dan masukan konsumen, akan kita bahas dalam artikel kali ini.

2021-07-25 21:37:38

Akses Modal

Bank Infaq Solusi Kebangkitan UMKM ditengah Pandemik COVID-19

Para ahli telah sepakat menyebutkan bahwa pandemik COVID-19 telah menjadi krisis multidimensi. Itulah mengapa UMKM juga turut merasakan dampak dengan adanya pandemik COVID-19 ini. Karena ini merupakan krisis multidimensi, maka dibutuhkan pula solusi yang bersifat holistik. Apakah Bank Infaq dapat menjadi salah satu alternatif solusi tersebut dan bagaimana caranya?

2020-09-05 14:22:15

Ulasan - Bisnis Umum

Menyusun Rencana Usaha Sederhana

Rencana Usaha adalah rute perjalanan yang telah kita pilih setelah membuka tebaran peta yang luas. Kita mesti sadar dimana titik awal keberangkatan kita memulai, dan kemana pula kita ingin menuju atau titik destinasi kita. Banyak jalan menuju Roma. Jadi, di dalam rencana usaha, tak cukup kita hanya menentukan destinasi, tapi juga rute mana yang akan kita pilih untuk mencapai tujuan tersebut.

2019-12-20 09:52:42

LAMIKRO: Aplikasi Pencatatan Keuangan a la KemenkopUKM RI

Akses Teknologi

Gratis

Bagi Anda yang baru pertama kali membangun bisnis, membuat laporan keuangan mungkin memang membingungkan. Tapi pemerintah kini memberikan Anda kemudahan dalam membuat laporan keuangan untuk bisnis Anda.Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) meluncurkan aplikasi Laporan Akuntansi Usaha Mikro (Lamikro) untuk para pelaku usaha mikro yang baru memulai usaha atau wirausaha pemula. Lamikro adalah aplikasi pembukuan akuntansi sederhana untuk usaha mikro yang bisa digunakan melalui smartphone dengan sistem operasi Android.

Selalu Berjalan