Menyusun Rencana Usaha Sederhana

Artikel · Ulasan - Bisnis Umum
Lama Baca : 4 Menit

Pernah dengar kata pepatah, jika kamu bisa membayangkannya, maka kamu akan bisa mencapainya? Atau kalau dalam Bahasa Jawa itu biasanya kalimatnya seperti ini: If you can imagine it, you can make it!

Nah, itulah prinsip rencana! Semakin rinci kita menyusun rencana, biasanya akan semakin mempengaruhi tubuh dan pikiran kita untuk bekerja dengan lebih fokus sampai target-target yang dituangkan pada rencana tersebut bisa tercapai. Rencana Usaha adalah rute perjalanan yang telah kita pilih setelah membuka tebaran peta yang luas. Kita mesti sadar dimana titik awal keberangkatan kita memulai, dan kemana pula kita ingin menuju atau titik destinasi kita. Banyak jalan menuju Roma. Jadi, di dalam rencana usaha, tak cukup kita hanya menentukan destinasi, tapi juga rute mana yang akan kita pilih untuk mencapai tujuan tersebut.

Setelah jelas kita menyusun itu semua, maka banyak kemudahan yang akan dirasakan, antara lain:

1. Untuk internal pemilik sebagai pengelola usaha, akan merasa lebih fokus, lebih punya arah, sehingga bisa menetapkan prioritas untuk menggunakan waktu dan pikiran. Tak kalah penting, akan bisa menjadi pemimpin yang lebih baik karena bisa mendelegasi atau membagi tugas kepada karyawan dengan jelas dan bisa lebih adil dalam menilai kinerja mereka.

2. Untuk internal perusahaan, rencana usaha dapat memberi arah kerja bagi keseluruhan tim; rencana usaha juga dapat menjadi landasan ditetapkannya beberapa peraturan perusahaan dengan lebih relevan. Misalnya pada Rencana Usaha sudah ditargetkan akan dicapai target omset sejumlah X, untuk itu diperlukan peningkatan kualitas produk dan layanan. Implikasinya pada kebijakan perusahaan adalah yang tadinya tidak ada pengecekan kualitas produk sebelum dikemas, sekarang pengecekan kualitas sebelum pengemasan akan menjadi standar kontrol mutu yang harus diterapkan perusahaan.

3. Untuk eksternal, rencana usaha dapat meningkatkan rasa percaya para calon mitra bisnis – khususnya calon investor yang akan memberi dukungan modal (baik berupa pinjaman maupun saham), untuk bermitra dan mendukung bisnis kita. Hal ini karena rencana usaha yang tertulis itu merupakan wujud nyata dari sebuah keseriusan mengelola usaha. Dokumen tertulis juga memudahkan proses pengecekan kualitas kinerja usaha, dimana pada setiap akhir tahun, realisasi capaian perusahaan dengan mudah dapat dibandingkan dengan yang pernah tertulis di dokumen tersebut.

Pendeknya, setiap pelaku UMKM yang ingin naik kelas jelas perlu menyusun Rencana Usaha (Business Plan) ini. Di beberapa kasus, saya sudah melihat sendiri bahwa adanya dokumen rencana usaha ini membuat pihak ketiga (khususnya investor) berani memberikan dukungan modal bagi suatu usaha, walaupun usaha tersebut atau pemiliknya tidak punya aset berharga yang cukup untuk dijadikan jaminan, lho! Inilah bentuk manfaat nyata dari dokumen rencana usaha ini. Dia adalah alat untuk membangun kepercayaan (trust). Ketika rasa percaya sudah terbangun, aset sebagai jaminan pun bisa jadi tak terlalu penting lagi. Kembali saya tekankan, itulah fungsinya punya Rencana Usaha!

Adapun isi rencana usaha pada umumnya adalah sebagai berikut:

1. Profil Usaha: Sejarah, Visi, dan Misi

2. Deskripsi dan keunggulan produk

3. Peta persaingannya

4. Strategi Pemasaran

5. Tim

6. Target Penjualan

7. Kebutuhan investasi

8. Penutup

Untuk perusahaan yang lebih besar, biasanya akan ditambahkan lagi bab khusus tentang peta resiko dan strategi untuk menekan/memitigasi resiko tersebut. Selain itu, target penjualan juga umumnya tidak disajikan secara sederhana, tapi dengan rincian yang detail terkait sumber-sumber produknya dari mana, kontrisbusi setiap jalur distribusi, serta rincian target penjualan dari setiap wilayah usaha. Sementara untuk strategi pemasaran, biasanya juga perlu dirinci dari tataran Strategi Umum pemasaran (segmen, target, pemosisikan produk kita di tengah persaingan pasar atau positioning), sampai strategi untuk berpromosi memperkenalkan brand, mengakuisisi konsumen, sampai menjaga loyalitas konsumen.

Namun untuk UMKM, kita buat yang sederhana dulu seperti di atas sudah cukup lah.. untuk lebih jelas, teman-teman bisa membaca dan unduh:

1. Ilustrasi Rencana Usaha HEPI JUS disini.

2. Format kosong Rencana Usaha dengan kisi-kisi isian format powerpoint disini

3. Kanvas Rencana Usaha, ini alat untuk berdiskusi untuk menyusun rencana usaha bersama tim pemilik/karyawan di bisnis kita. Silakan unduh disini

Sekian dulu sharing saya soal rencana usaha. Yuk kita semangat naik kelas dan kembangkan usaha dengan menyusun rencana usaha!

Dewi Meisari
2019-12-20 09:52:42

Konten Terkait

Ulasan - Bisnis Umum

Menentukan Strategi Pemasaran di Media Sosial Melalui Audit Performa Akun

Kebanyakan dari kita yang menggunakan sosmed sebagai media promosi bisnis utama, kadang lupa untuk menentukan prioritas dalam mengelolanya. Sehingga yang terjadi adalah kita mengunggah berbagai konten produk secara random. Nah, bagaimana cara menentukan prioritas yang dimaksud? Serta cara apa saja yang tepat untuk mengefektifkan kinerja sosial media dari brand kita?

2019-12-31 17:32:08

Kewirausahaan Sosial

Belajar dari Kampung Coklat

Ada satu pertanyaan besar di dalam kepala, ketika pada suatu masa salah satu di antara kami bertandang ke Belgia, di akhir 1996. Bagaimana mungkin sebuah negeri kecil (kalah luas dari Jawa Tengah) seperti Belgia, bisa menjadi produsen produk coklat terbaik sekaligus terbesar di dunia?

2019-01-08 09:50:24

Ulasan - Bisnis Umum

Kemitraan, Strategi Bisnis UMKM dalam Meningkatkan Omzet Penjualan

Melihat pentingnya sebuah bisnis di jalankan dengan strategi yang matang. Sudah pasti hasilnya akan menjadi maksimal. Namun sayang besarnya potensi yang dimiliki pelaku bisnis UMKM masih menghadapi beberapa kendala. Salah satunya adalah masalah pengembangan jaringan usaha, pemasaran dan kemitraan. Oleh karena itu, memang dibutuhkan adanya sinergi yang baik dan terarah tidak saja dari pemerintah terkait tapi juga dari pelaku bisnis. Sehingga dengan terjadinya sinergi bisnis yang baik dan benar, maka sudah pasti peningkatan omzet dari pebisnis UMKM bisa lebih mudah untuk di tingkatkan.

2020-01-02 15:01:17

Ulasan - Bisnis Umum

Penggunaan Teknologi, Bisa Meningkatkan Pendapatan UMKM 23-80%

2020-01-02 10:36:02