Perhitungan Bunga Anuitas

Artikel · Kamus Bisnis
Lama Baca : 2 Menit

Setelah mengupas tuntas metode perhitungan Bunga Flat dan Bunga Efektif di artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas metode terakhir, yaitu Perhitungan Bunga Anuitas. Jika memilih metode ini untuk mengangsur pembayaran pinjaman, maka jumlah total angsuran yang harus dibayarkan peminjam akan tetap sama setiap bulannya. Namun, perhitungan bunganya akan berubah setiap bulan. Masih bingung? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Definisi

Metode perhitungan Bunga Anuitas ditujukan bagi peminjam yang ingin membayar angsuran dalam jumlah tetap tiap bulannya, namun dengan perhitungan biaya bunga seperti dalam metode perhitungan Bunga Efektif. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, dalam perhitungan Bunga Efektif. Akan tetapi, angsuran pokok setiap bulannya adalah tetap (sama) dan dihitung berdasarkan jumlah pinjaman yang dibagi dengan jangka waktu pembayaran. Akan tetapi, angsuran bunga tiap bulannya berubah mengikuti saldo pinjaman pokok yang tersisa sehingga total angsurannya tiap bulan pun berbeda-beda.

Hal ini tidak sama dalam perhitungan Bunga Anuitas, di mana yang berbeda-beda adalah kedua angsuran bunga dan angsuran pokok per bulannya. Hal ini karena jumlah angsuran pokok per bulannya akan dihitung berdasarkan total angsuran per bulan yang sudah ditetapkan dengan rumus di bawah, lalu dikurangi dengan jumlah angsuran bunga per bulannya. Jadi dengan sistem ini, jumlah total angsuran tiap bulan yang harus kita bayarkan adalah tetap (sama). Namun di awal-awal masa pembayaran, jumlah angsuran bunga yang dibayarkan akan lebih besar dibanding jumlah angsuran pokok (mayoritas uang yang dibayarkan ke peminjam adalah bunga). Sedangkan di akhir-akhir masa pembayaran, mayoritas uang yang dibayarkan adalah angsuran pokok. Karena itulah, persentase angsuran terhadap biaya bunga akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu, sementara persentase angsuran terhadap pinjaman pokok justru semakin meningkat. Agar lebih jelas, mari kita ikuti langkah-langkah perhitungan Bunga Anuitas di bawah ini.

Cara menghitung angsuran:

Total angsuran per bulan = P X (i/12) / (1-(1+(i/12)-t)

Angsuran bunga per bulan = Saldo pinjaman bulan terakhir X suku bunga per tahun / 12

Angsuran pokok per bulan = Total angsuran per bulan – Angsuran bunga per bulan

Catatan:

  • P: Total Pinjaman
  • I: Suku bunga per tahun
  • T: Jangka waktu pembayaran

Contoh kasus:

CV. Semesta Nusantara mendapatkan pinjaman bank senilai Rp 120,000,000 dengan jangka waktu pembayaran 10 tahun. Bank menentukan suku bunga dalam setahun adalah 11%. Berapa angsuran per bulan yang harus dibayar?

Total angsuran per bulan = Rp 120,000,000 X (11%/12) / (1-(1+(1/12)-10) = Rp 1,653,000

Perhitungan angsuran bunga tiap bulan:

Angsuran bunga bulan 1 = Rp 120,000,000 x 11% / 12 = Rp 1,100,000

Angsuran bunga bulan 2 = Rp 119,446,999 X 11% / 12 = Rp 1,094,930

Angsuran bunga bulan 3 = Rp 118,888,930 X 11% /12 = Rp 1,089,815 dan seterusnya…

Perhitungan angsuran pokok tiap bulan:

Angsuran pokok bulan 1 = Rp 1,653,000 - Rp 1,100,000 = Rp 553,000

Angsuran pokok bulan 2 = Rp 1,653,000 – Rp 1,094,930 = Rp 558,069

Angsuran pokok bulan 3 = Rp 1,653,000 – Rp 1,089,815 = Rp 563,184 dan seterusnya…

Kelebihan dan Kekurangan Perhitungan Bunga Anuitas

Kelebihan pertama, jelas adalah jumlah total angsuran per bulan yang tetap (sama) sehingga mempermudah pihak peminjam dalam membayar angsurannya. Kelebihan selanjutnya, terletak pada perhitungan nilai bunganya yang tetap dilakukan dengan mengacu pada saldo pinjaman pokok yang tersisa. Namun, kekurangan dari metode penghitungan ini jelas adalah cara perhitungannya yang rumit. Tidak jarang, pihak peminjam mengalami kesulitan dalam memahami metode ini, dan pihak kreditur harus menggunakan software khusus untuk menghitungnya. Selain itu, metode perhitungan ini menghasilkan proporsi angsuran bunga yang lebih besar dibandingkan proporsi angsuran pokok di awal-awal periode pembayaran. Hal itu menyebabkan saldo pokok pinjaman dirasa lama untuk berkurangnya.

Sesuaikah metode ini untuk pelaku UKM?

Jika kita termasuk tipe peminjam yang menginginkan perhitungan nilai bunga dengan mengacu pada saldo pinjaman pokok namun dengan total jumlah angsuran yang sama per bulannya, maka metode ini adalah yang paling sesuai. Hal ini berlaku pula untuk para pelaku UKM. Jangan khawatir, karena meskipun metodenya sedikit rumit untuk dimengerti, namun perhitungan Bunga Anuitas saat ini sudah menjadi yang paling banyak digunakan oleh pihak Bank. Selain itu, sudah banyak pula aplikasi digital yang bisa membantu dalam perhitungannya.

Referensi:

SimulasiKredit.com

Finansialku.com

Penulis: Banu Rinaldi; Editor: Sonia Fatmarani
2019-11-05 16:37:40
Konten Terkait

Kamus Bisnis

Perhitungan Bunga Efektif

Dalam metode perhitungan Bunga Efektif, besaran bunga dihitung dengan mengacu pada saldo pinjaman akhir setiap bulannya. Dengan kata lain, bunga pinjaman akan dihitung sesuai nilai pinjaman pokok yang belum dibayar. Oleh karena itu, besar angsuran bunga tiap bulannya akan berbeda.

2019-11-05 16:06:10

Kamus Bisnis

Perhitungan Bunga Flat

Perhitungan bunga flat merupakan yang paling banyak ditemui dan paling mudah dihitung. Prinsip utama dari perhitungan Bunga Flat sederhana saja, yaitu angsuran pokok dan angsuran bunga pinjaman tiap bulannya tetap (tidak berubah).

2019-11-05 15:49:00

Kamus Bisnis

Pinjaman Jangka Pendek (Short-term Loan)

Pinjaman Jangka Pendek merupakan tipe pinjaman yang jangka waktu pembayarannya di bawah satu tahun dan bisa diperoleh dari pihak ketiga; misalnya suatu perusahaan, bank, atau pemerintah, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari.

2019-11-05 15:10:06

Kamus Bisnis

Pinjaman Jangka Panjang (Long-term Loan)

Pinjaman Jangka Panjang merupakan jenis pinjaman yang jangka waktu pembayarannya lebih dari satu tahun. Perusahaan umumnya mengambil Pinjaman Jangka Panjang guna mendapatkan modal besar dalam waktu cepat.

2019-11-05 15:22:56